Jum. Des 2nd, 2022

(TABANAN)-Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Belajar mengelola desa wisata Karya Nirwana Sari atau disingkat “Kawai” asal Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan Bali, mengunjungi Desa Wisata Selanbawak yang terletak di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan Minggu (11/4/2021), siang.

Poto : Menyusuri Tangga menuju Situs Pura Taman Beji Pancoran Solas Desa Selanbawak

Belajar Mengelola desa wisata Rombongan Pokdarwis Kawai tiba di Selanbawak sekitar Pk. 14.30 Wita dan langsung  menuju situs Pura Taman Beji Pancoran Solas Dalem Selanbawak yang berada di tepi Sungai/Tukad Sungi dalam rangka melihat potensi sekaligus melakukan studi banding tentang program dan pengembangan Desa Wisata yang lebih dulu dirintis oleh Pokdarwis dan pihak Pemerintah Desa Selanbawak.

Poto : Suasana disekitar Pura Taman Beji yang Asri berupa Hutan dan Aliranan Sungai/Tukad Sungi

Di Desa Selanbawak rombongan Pokdarwis Kawai langsung menuju Situs Taman Beji Pancoran Solas yang terletak di tepi  suangai/Tukad Sungi. Pada kesempatan ini rombongan diterima oleh Ketua Pokdarwis Selanbawak Ketut Daryana, Perbekel Made Merta dan Ketua Jejaring Pokdarwis Kabupaten Tabanan Ketut Aryana yang kebetulan berasal dari Desa Selanbawak.

Poto : Situs Pura Taman Beji Pancoran Solas

Berada di Situs Pura Taman Beji Pancoran Solas yang merupakan “ikon” wisata desa Selanbawak rombongan Pokdarwis Kawai langung menuju beji melakukan doa lanjut pembersihan kemudian berkeliling melihat suasana yang ada di sekitar situs Pura Taman Beji Pancoran Solas berupa hutan, sungai dan kolam renang yang baru saja selesai di bangun dan kini masih tahap uji coba. Setelah puas menyusuri areal situs,  acara kemudian dilanjutkan dengan dialog di balai pesandekan sambil menikmati kopi dan jajanan desa.

Poto : Kolam Renang dengan sumber Air Alami dari Mata Air

Ketua Pokdarwis Karya Nirwana Sari  Wayan Budiana menyampaikan, kedatangannya ke Desa Selanbawak dalam rangka belajar dan menggali pengalaman mengingat Pokdarwis Desa Selanbawak lebih dulu berdiri sehingga informasi yang diperoleh nantinya bisa digunakan sebagai acuan dalam pengembangan program Desa Wisata di Desa Karyasari, teranganya.

Poto : Masih Uji Coba, Warga Desa Selanbawak Ramai Mandi di Kolam Renang Taman Beji Pancoran Solas

Pada kesempatan ini Ketua Pokdarwis Desa Selanbawak Ketut Daryanta memaparkan sejarah dan latarbelakang pedirian Pokdarwis Selanbawak yang  berdiri  pada bulan Nopember 2016 yang mana programnya saat itu diawali dengan penataan dan pengembangan wisata spiritual yang dipusatkan di situs Pura Taman Beji Pancoran Solas yang ada di tepi Tukad Sungi.  “Awalnya kami kembangkan wisata spiritual berupa pengelukatan di beji yang selama ini diyakini berhubungan dengan usadha seperti penyembuhan sakit kulit, kejiwaan dan sebagainya. Beberapa tahun kemudian setelah melalui kajian dan koordinasi dengan pihak pemerintah desa akhirnya kami sepakat membuat kolam renang dengan membendung tepian sungai yang airnya berasal dari limpahan air beji yang jernih.  Beji Pura Taman Pancoran Solas diempon oleh dua banjar adat yaitu Banjar Adat Selanbawak Kaja dan Selanbawak Kelod, namun demikian kedepan program desa wisata akan terus dikembangkan seperti Tubing, Trekking, Cycling dan sebagainya,  sementara saat ini kami focus di dua banjar dulu dari lima banjar yang ada di Desa Selanbawak”, jelasnya.

Poto : Perbekel Made Merta (Banju Merah) saat memberikan Penjelasan Sejarah dan Visi Desa Wisata Selanbawak

Selanjutnya Perbekel Selanbawak Made Merta menambahkan, pengembangan program desa wisata merupakan salah satu bentuk program inovasi yang sesuai dengan potensi yang ada. “Pada prinsipnya dukungan pasti kami berikan sepanjang program yang dibuat oleh masyarakat memiliki arah dan visi yang jelas di masa datang.  Saat ini Pokdarwis Selanbawak focus melakukan penataan situs Pura Taman Beji Pancoran Solas dan Kolam Renang, nanti secara bertahap akan dikembangkan program lainnya seperti pentas seni dan budaya secara regular, disamping untuk pelestarian pentas seni budaya juga diharapkan memberi dampak positif pada  pengembangan ekonomi kreatif di desa, paparnya. (nit01).

This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.